Kamis, 07 Juni 2012

Akhir Perjuangan itu......!!

,
Ngelanjut postingan yang kemaren. Aku pengen share seluruh Kisah perjuangan Siska mulai dari awal dia sakit sampe akhirnya dia sembuh total di Surga. Kisah Siska ini menurut ku menarik banget untuk diceritain. Semoga teman-teman yang baca bisa ngambil hikmah untuk semakin mensyukuri nafas hidup yang Tuhan berikan.

2 Bulan yang lalu Siska ngeluh sakit yang luar biasa dibagian ulu hatinya, waktu itu kami kurang menanggapi penyakitnya dengan serius, kami beranggapan mungkin cuma sakit mag biasa. Sampai akhirnya dia hampir pingsan dan minta dibawa ke dokter. Sekedar pengen share, dari kecil kami sekeluarga memang sangat jarang berurusan dengan dokter. Aku yang saat ini berusia 25 tahun tak sekalipun pernah berobat ke dokter, bahkan saat lahir juga (kata ortu) aku dilahirkan dirumah dengan bantuan bidan.  Tak 1 pun dari kami kakak-adek yang pernah disuntik polio atau apalah namanya waktu kecil. Papa mengajarkan dengan tegas kepada kami "Tuhan menciptakan manusia dan mengasihi manusia lebih dari apapun, Dia Sanggup menyembuhkan manusia apapun penyakitnya" dan pengajaran ini benar-benar melekat dihati kami sekeluarga, tanpa terkecuali (termasuk Siska). Saat sakit yang selalu kami lakukan hanya berdoa, dan mungkin embel-embelnya minum sebutir bodrex atau paramex.

Sampe akhirnya, Tuhan mengizinkan kami (melalui Siska) berurusan dengan Dokter. (Bukan karena gak percaya Kuasa Tuhan lagi, tpi lebih mengarah ke doa harus disertai tindakan). Tanggal 27 Maret 2012 Siska masuk di RS. Budi Kemuliaan Batam. Hari pertama di RS, dokter mendiagnosa siska mengidap sakit Mag, hari kedua diagnosa berubah jadi sakit TBC, hari ketiga berubah lagi menjadi sakit ginjal, (diagnosa kacau) dan akhirnya setelah rontgen, CT scan dll Siska dinyatakan positif kanker ginjal stadium 3. Karena di Batam ga ada alat atau obat untuk nangani penyakit Kanker, Dokter menyarankan agar Siska berobat ke Singapura, Penang atau ke Dharmais Jakarta. Dengan berbagai pertimbangan orang tua memilih untuk membawa siska Ke Dharmais Jakarta tepatnya tanggal 12 April yang lalu.

Setibanya di RS. Kanker Dharmais, dokter bilang penyakit Siska ini bukan lagi stadium 3, tapi ini sudah Stadium akhir (stadium 4b). Siska harus segera dioperasi, karena kalau tidak penyebarannya akan sangat cepat dan efeknya fatal. Awalnya Siska bersikeras gak mau dioperasi. Selama 10 hari di Jakarta tak sebutir tabletpun dari dokter yang dia telan dan tanpa bantuan infus sedikitpun. Dia terlihat segar. Waktu itu ada sekitar 6 dokter spesialis (Spesialis Ginjal, paru-paru, usus, darah, otak, dan spesialis tulang belakang) yang dilibatkan untuk menangani penyakit Siska ini, dan ke-enam dokter itu kebingungan melihat kasus penyakit ini. Dokter-dokter itu bilang "Penyakit yang separah ini dengan pasien yang sesegar Siska belum pernah mereka temui selama mereka praktek, ini benar-benar luar biasa dan ajaib"

Lama mereka berunding untuk memutuskan tindakan medis apa yang harus dilakukan. Mau mulai dari mana? Karena penyebaran penyakitnya sudah menjalar dari Ginjal - ke usus - ke paru2, dan bahkan sudah menyebar sampe ke otak. Dan Siska tetap ngotot gak mau dioperasi. Akhirnya dokter bilang sama ortu: "Kalau memang Siska ga mau dioperasi, ngapain kalian jauh-jauh kesini? sebaiknya kalian pulang aja, karena memang obat kanker ga ada selain operasi dan kemotherapi"

Banyak orang yang coba membujuk siska supaya dia mau operasi dan dia tetap gak mau. Siska tetap bersikeras ngomong ke Ortu : "Dokter ga punya kuasa atas jiwaku Pa, Tuhan satu-satunya yang bisa nyembuhin penyakit ini. Aku ga mau nanti setelah operasi tubuhku malah jadi lemah dan ga stabil. KITA PULANG AJA BESOK PA!!!"

Abang yang tinggal di Jakarta waktu itu nantangin siska dan bilang : "Ayook Sis, kita buktikan!! kalau kamu kuat jalan ke Anggrek Mall sana berarti kamu sehat dan kita ga usah operasi, tapi kalau ga sanggup berarti kamu sakit dan harus mau operasi yaa??" Anggrek Mall itu letaknya ga terlalu jauh dari RS. Dharmais. Mereka mulai jalan kaki sebentar dan siska muntah-muntah ga tahan.

Siska dan mam mampir di Mall :)
Ngeliat kondisi Siska yang lemah gitu  abang bilang : "Kamu sakit dek, mau dioperasi ya?" Dan jawaban dia tetap menggeleng. Sampe akhirnya Salah seorang dokter berlutut dan memohon dibawah ranjang Siska dan bilang "Kita operasi ya Sis, biar cepat sembuh dan cepat pulang" Mungkin karena dokternya ngomong sambil berlutut/menyembah Akhirnya siska mau. Jadwal operasi yang direncanakan 25 April diundur beberapa hari.  Operasi besar waktu itu memakan waktu hampir 7 atau 8 jam. Operasi Ginjal, Paru dan Usus sekaligus. Setelah operasi kondisi Siska sangat lemah.
Pasca Operasi pertama, masih bisa senyum :)


Dia sempat sadarkan diri sebentar setelah operasi itu. Dan setelah itu selama 4 hari dia ga sadarkan diri, sedikitpun ga bisa ngerespon. Kata papa dia berusaha untuk gerakkan matanya tapi itu juga sulit banget rasanya. Ternyata kata dokter masalahnya karena kanker sudah menjalar ke selaput Otak. Dokter menyarankan agar siska segera dioperasi lagi. Keluarga sudah wanti-wanti ke ortu agar siska jangan dioperasi lagi. Tapi dengan pertimbangannya  sendiri diam-diam org tua menyetujui usul dokter untuk mengoperasi otak siska tanpa pemberitahuan sama sekali dengan kami (anggota keluarga lainnya).


Ntah ada angin apa waktu itu, malam saat siska menjalani operasi sekitar jam 7, aku nelpon papa untuk nanyain perkembangan Siska dan pada saat itu barulah orangtua sambil terisak ngasi tau kalau siska sekarang sedang operasi kepala, kalian semua bantu doa disana ya, Kata papa!! Operasi berjalan sekitar 5 jam. 2 jam pasca operasi Siska sadar dan bilang : Pa, Laper, Mau makan!!

Luar biasa Siska!! Papa ga berenti meneteskan air mata ngeliat kekuatan Siska melawan penyakitnya! Karena di Ruang ICU ga boleh sembarangan kasi makan, saat itu Siska hanya dikasih minum susu, pagi harinya baru dia dikasih makan. Setelah operasi Kepala (batok kepala diambil) kondisi siska berangsur-angsur sepertinya membaik.

Setelah operasi Kepala, dia cantik sekali :)
Salah seorang keluarga (om) membesuk Siska dan ngabarin ke kami kalau Siska sudah sehat sekarang. Kami merencanakan setiap minggu minimal harus ada 1 orang keluarga dari batam datang jenguk siska kesana supaya dia makin semangat hidup dan cepat sembuh.

Kunjungan lawatan Si Om, Siska Keliatan sehat banget :(
Waktu itu Siska suda 8 hari ga makan apapun. Dia bertahan dengan bantuan infus. Om datang bawa ikan mas buatan tante kesukaan Siska dan dia menggebu-gebu pengen nyobain tapi hanya beberapa sendok lalu muntah, mungkin perutnya kaget.. 3 hari Setelah om pulang, gantian adeknya papa (panggilannya uda) yang jengukin. Uda juga bawa ikan mas kesukaan siska..
12 Mei, Kunjungan lawatan Uda :)
Tanggal 17 Mei lalu giliran aku yang besuk Siska. Kunjungan ku sepertinya yang sangat sulit, berat dan punya banyak berkat. Siska meninggal saat aku yang jengukin. Pertama sekali ngeliat kondisi Siska yang udah kurus banget rasanya mata ini ga kuat untuk pura-pura tegar. Sebisa mungkin aku ga nangis didepan Siska, kecuali saat kami berdoa bersama. 

Hari itu untuk pertama kalinya aku baru sadar ternyata aku punya adik yang luar biasa kuat. Tuhan ingin memperlihatkan secara langsung kepada ku betapa luar biasa NYA Tuhan bekerja. Tuhan juga menyadarkan ku bahwa aku memiliki orang tua yang luar biasa kuat. Sulit untuk diceritain apa yang aku rasain saat itu. Ngeliat kondisi orangtua yang sepertinya sangat lelah. Kantung mata selevel dengan kantong mata SBY. Makan juga kayaknya cuma ditelan dan gak lagi dinikmatin, ngeliat keadaan pasien-pasien di RS yang semuanya penderita Kanker dan kejadian2 lainnya.
Liat selang dipinggang dan kepala siska itu cairan kotor yang harus dikeluarkan -_____-
Hari Jum'at (2 hari sebelum siska meninggal) jahitan dikepala siska dilepas. Ternyata kepalanya bukan dijahit tapi di staples. (Kayak steples buku). Coba bayangin kepala kita dihekter pake staples terus staples-staples itu dicabutin satu-satu. Bener-bener ngeri. Dan lagi-lagi gak sedikitpun dia ngeluh atau ngerengek apalagi nangis. Siska kuat sekali.  -_____-
My beloved parents #Hug {{}}


RS. Dharmais  kira-kira ada 10 tingkat dan seluruh pasien didalamnya adalah penderita KANKER. Mama bilang Selama sebulan lebih kami disini, kami sudah liat setiap hari minimal ada 2 pasien yang meninggal. Kondisi ini juga mungkin membuat Siska dan orang tua merasa lemah, was-was dan takut. Mama sudah jadi seperti ibu lurah dirumah sakit itu. Setiap pagi dia berkunjung dari kamar ke kamar untuk ngeliat dan sekedar saling menguatkan teman-teman jaga pasien yang lain. Dia hampir mengenal seluruh pasien dari lantai satu hingga lantai 8. Mama bercerita waktu siska masih sehat (sebelum Siska dioperasi) mereka jalan dari kamar ke kamar untuk sekedar cerita-cerita dan mijitin tangan atau kaki pasien-pasien, karena itu mama dan Siska sangat dikenal disana. 

RS. Dharmais, masih ada 1 gedung sebesar ini lagi disebelahnya dan semua pasiennya "Kanker"
Siska di Rawat di Ruang 503. Ada satu kamar yang sangat berbahaya disana yaitu Kamar 501, letaknya pas disebelah kamar Siska. Papa bilang : 85% orang yang masuk dikamar itu pasti meninggal, Siska sudah pernah masuk kamar itu dan sekarang berhasil keluar dengan sehat berarti siska suda bebas dari kematian. Papa ngomong : Mudah-mudah Siska ga masuk keruangan itu lagi. Dan nyatanya Tuhan berkata lain, Saat Kritis siska dimasukkan kesana dan meninggal dikamar 501 juga. 

Siska juga sepertinya sudah tau waktunya untuk hidup ga lama lagi. 3 malam aku disana Bolak-balik Siska cabutin semua selang infus dan perban-perbannya. Bolak balik suster harus nyuntik siska dan masang kembali semua selang-selang infus itu. miris dan sedih banget rasanya ngeliat siska disuntik terus-terusan. Hari kedua aku dirumah Sakit siska minta dibawa jalan-jalan keluar RS untuk beli Jus. Sebenarnya kondisinya sangat lemah. Untuk duduk juga rasanya sangt sulit, tapi dia maksain diri.
Ini untuk pertama kalinya Siska Keluar RS setelah berminggu-minggu dirawat, tanpa selang infus, dia cabutin sendiri semua infusnya -____-
Sama dengan foto diatas : 2 hari sebelum Siska meninggal
Setelah capek jalan-jalan (sampe-sampe ditangkap security karena pasien ga boleh dibawah keluar pagar) kami kembali ke kamar. Esok harinya kembali seperti itu lagi. Siska minta dibawa jalan-jalan. Kali ini dia ga minta keluar RS, dia minta dibawa keliling seluruh rumah sakit dari lantai 1 sampai lantai 8. Kami masih belum bisa menanggapi kalau ternyata ini permintaan terakhir dari Siska beberapa jam menjelang kepergiannya. Jam 3 Sore kami jalan-jalan keliling rumah sakit mulai dari lantai 1, 2, 3, sampai lantai 8. Siska minta supaya Kami masuk dari kamar ke kamar. Ternyata dia mau menyemangati pasien-pasien yang lain. Kami turuti semua kemauannya.
Siska berkunjung dari kamar ke kamar sambil bilang : "Cepat sembuh ya bu/cepat sembuh ya kak"
Dari setiap kamar yang kami masuki Siska bilang ke pasien-pasien yang lain : "Semangat ibu/kakak cepat sembuh yaaa" Terharu sekali ngeliat Siska, saat dia yang harusnya disemangatin dia malah mampu menyemangatin orang lain.
Kunjungan lawatan siska dari kamar ke kamar :((
Puas berkeliling dari kamar ke kamar, kami ke lantai 3. Dilantai 3 ini terdapat gambar-gambar semua penyakit kanker yang unik dan sangat mematikan.
Foto penyakit-penyakit kanker yang unik dan Kronis -____-


Setelah itu siska minta dibawa ke kantin. Dia punya uang sekitar 400ribu waktu itu dan dia kayaknya ngotot supaya uangnya habis saat itu juga. Berkali-kali dia nanya ke aku : "Ayuk punya ongkos pulang ga besok?? Pake duit ku aja yaa??" Dengan abang juga begitu, berkali-kali dia nawarin duit untuk ongkos abang tapi selalu kami tolak.
Shopping time, beli donat :)


Narsis dulu sebelum kembali ke kamar :))
Pemotretan :)
Lalu kami kembali ke kamar. Beberapa menit setelah siska dibaringkan diranjangnya, lagi-lagi dia melepas semua selang-selang infusnya. Dan sejauh itu, kami masih juga belum bisa menanggapi kalau dia tau hidupnya tinggal sebentar lagi. Dia benar-benar ingin bebas dan tak mau berurusan dengan obat-obatan lagi. Berkali-kali sambil meneteskan air mata dia bilang : "aku  bosan, aku mau pulang, bawa aku pulang besok, aku ga mau disini lagi". Dan benar yang dibilangnya. Besoknya Siska pulang!!

Kunjungan dari beberapa orang pendeta dan Jemaat
Beberapa orang dari suatu gereja saat itu sedang berkunjung, dan mereka mendoakan Siska. Setelah didoakan Siska tidur dengan tenang. Malam harinya, sekitar jam 10 malam aku packing karena harus kembali ke Batam esoknya pagi-pagi sekali (Jam 4 Subuh sudah harus kebandara). Papa menyuruh aku untuk tidur. 1 jam saat aku hampir terlelap, papa membangunkan: Bangun Han, lihat adekmu!! Tiba-tiba Siska Kritis. Tapi tetap dalam kondisi sadar. Dia bilang ke Papa : "Pa, Kalau aku dipanggil Tuhan, papa suda rela kan? Papa jawab : Hidup mati kamu milik Tuhan, Sis! Apa yang harus papa takutkan?" Siska mengangguk. Lalu siska bilang ke Mama : "Mama, yang sabar ya!!"

Seluruh tubuhnya saat itu dingin seperti es, tetapi keringat mengucur deras. Jantungnya berdegup kencang. Dokter jaga dan Suster mulai kasak-kusuk melakukan penanganan. Saat itu Siska melepas selang oksigen dari mulutnya, dan bilang : "Pa, Jantung ku kenapa ya detaknya cepat kali? Ini bisa didoain ga?" Lalu kami berdoa. Setelah berdoa dia nanya ke abang : "Bang, Lagu apa ya yang kata-katanya gini : "Tuhan ga mungkin ngasi ular beracun untuk anak yang minta roti??" Abang mikir-mikir dan kemudian mereka menyanyikan lagu itu judulnya "PELANGI KASIHNYA". 
Yang mau denger, silahkan ini ada videonya:

Apa yang Kau alami  Kini
Mungkin tak Dapat engkau mengerti
Cobaan yang engkau alami
tak Melebihi kekuatan mu
Tuhan mu tak akan memberi ular beracun pada yang minta roti
Satu hal tanamkan dihati indah semua yang Tuhan Bri
Tangan Tuhan sedang Merenda suatu karya yang agung mulia
Saatnya Kan tiba nanti Kau lihat Pelangi Kasihnya
Yang mau download lagunya silahkan klik disini

Indah sekali setiap liriknya.. Cobaan yang kita alami gak mungkin melebihi kekuatan kita menanggunggnya. Tuhan sedang merenda Suatu karya yang agung Mulia. Siska sudah dipermuliakan disurga..

3 kali Refrein lagu ini diulang (sementara suster sibuk nyuntik tubuh siska disana-sini) Siska ga perduli, Dia mengangkat tangannya dan bertepuk tangan mengulangi syair lagu dibagian terakhir "Saatnya kan tiba nanti, Kau Lihat pelangi kasih NYA" "Kau Lihat Pelangi Kasihnya" Berulang kali itu dinyanyikan. Suster berusaha menyuruh Siska diam dan jangan bergerak karena mau disuntik. Setelah selesai menyanyikan lagu itu, Siska melipat tangannya (dalam posisi berdoa) dan ga bersuara lagi, mulutnya hanya komat-kamit sambil meneteskan air mata. Mungkin itu saat DIA menyerahkan diri sepenuhnya kepangkuan BAPA di Surga. 

Perpisahan yang indah. Melalui Siska Kami benar-benar melihat Pelangi Kasih Tuhan. Saat ibadah Pemakaman dengan tegas papa teriakin : "Jangan ada lagi yang menangisi Siska, Air mata kita saat ini bukan untuk Siska lagi tapi biarlah air mata ini sebagai rasa syukur karena Tuhan telah menjawab doa kita"

Proses membawa jenazah Siska dari Jakarta ke Batam hingga proses pemakaman semuanya berjalan lancar dan luar biasa. Tuhan memberikan sukacita besar dibalik dukacita ini. Tuhan memberikan ketabahan utk kami sekeluarga dan Tuhan mencukupkan seluruh biaya perobatan dan lain-lain. Firman Tuhan saat itu luar biasa!!

Tuhan Yang memberi, Tuhan Yang Mengambil, Terpujilah Tuhan!!
Yang batik hijo berkacamata itu, Kakak pertama dari Surabaya terakhir tiba di Batam :(
Keadaan luar rumah :)

Dan anehnya ntah kenapa waktu itu kami sekeluarga hampir semuanya pake baju batik. Ga janjian sama sekali. Tiba-tiba ngeliat abang datang dari Surabaya pake batik juga.. hahahaha.. PUJI TUHAN. Padahal rata-rata pelayat yang datang pake baju hitam. Ini sepertinya revolusi baru.. Hahhahah...


Ini anggota keluarga komplit. Keluarga besar. Yang pertama yg kaca mata, yang kedua yg disudut kanan, yang ke-3 disudut kiri, yang ke-4 aku, ke-5 Siska, ke-6 yang nyelip dibelakang ku, yang terakhir si kecil -____-

Postingan yang panjang, semoga kalian diberkati setelah membaca ini... Selamat maleemmm :))

22 comments to “Akhir Perjuangan itu......!!”

  • 7 Juni 2012 15.11
    sinta says:

    sangat menginspirasi kak semangat dan perjuangannya si siska. Rest in Peace Siska :(

  • 7 Juni 2012 19.51

    luar biasa sekali yaa blog ini.

    baru alenia kedua aja gw udah berlinang, terbayangkah kalian gmn dengan alenia berikutnyaa ??

    siska gadis yang luar biasa, amazing. Siska pasti tenang banget di sisi tuhan.

    Terima Kasih suhu yang telah membuat aku menagis gila pagi ini di kantor dan menjatuhkan nama buruk aku. hhaa :D
    nice blog sistaaa

  • 7 Juni 2012 20.06
    Hana Ester says:

    Hahahhaa..

  • 7 Juni 2012 23.20
    Uswah says:

    siska... semoga bahagia di sisi Tuhan...

  • 8 Juni 2012 07.51
    Laini Laitu says:

    terharu baca tulisan ini..
    Dia masih tersenyum disaat sakit..
    Semoga Siska dapet tempat terindah disisi Tuhan

  • 8 Juni 2012 23.54
    Si Belo says:

    bu guru.. dapet salam dari bunda Mimi Godeks --> tlong sampaikan rasa duka yg mendalam atas meninggalnya Siska (adik Hana). semoga arwah beliau duterima disisi NYA. Amiiin

    Kuat dan tabah banget Siska *saluut*

  • 9 Juni 2012 03.10
    EYSurbakti says:

    Hana ..
    semangat ya.. kaget juga bacanya ..
    tapi inget Firtu di Roma yang bilang tuhan turut bekerja dalam segala sesuatu utk mendatangkan kebaikan bg orang yang mengahsihi Dia

    good bye Siska
    sampai ketemu di Surga nanti
    amin :D

  • 9 Juni 2012 04.46
    Hana Ester says:

    Kak Uswa : amiinn..
    Kangen la sama kaka, nama ga kliatan :)

    Laini Laitu : amiiinn
    Makasii yaa...

    Belo : makasii..
    Salam balik utk kak mimi

    Esra : Semangaattt!!!

  • 9 Juni 2012 21.32
    affanibnu says:

    ini real stori..!

    sungguh menyentuh!

  • 10 Juni 2012 10.03

    Kalau bisa dibikin novel pendek aja kak. Real story yang sangat menakjubkan!

  • 10 Juni 2012 22.48
    Uswah says:

    miss U too.. uda sering baca artikel hana, tapi komennya musti pake lepi dulu coz via hp gak bisa dikomen :'(

    .. siska emg hebatt.. kebayang hana sendiri yg menyaksikan perjuangan hidup siska secara langsung :'(

  • 11 Juni 2012 05.31
    Chumhienk™ says:

    terharu membaca artikelnya..,,semoga disana beliau tenang... :)

    Salam Kenal sobs Jangan lupa mampri ke blogQ yah.... Catatan Si Chumhienk...

    Berharap dkungannya dengan komen + Share artkel sy... hehehe

    terimksih

    Catatan si chumhienk

  • 11 Juni 2012 07.52
    Chumhienk™ says:

    Mampir lagi sobs...,,hanya pengen ucpin terimksih krna uda berknjung ke blog sy... ^_^

    Dtnggu Follbacknya (Blog & Twitter) yah + fbnya jg di konfirmsih... pengen jalin keakraban sesama blogger... hehehe

    salam ^_^

  • 13 Juni 2012 02.21
    AuL Howler says:

    (seandainya) kisahnya ini dijadiin novel pasti best seller dan ngalahin Surat kecil untuk tuhan deh.

    hehehe ^^

  • 14 Juni 2012 10.45

    jadi sedih...
    bersukurlah kita yang masih di beri kesehatan...

  • 14 Juni 2012 18.02

    Terharu baca postingan ini kak... Siska hebat banget :'D Dan Kakak sekeluarga juga tegar...

    Semoga Siska tenang di sana. Dan Kakak juga diberikan ketegaran, dan kembali seperti dulu lagi... Ceritanya menginspirasi banget kak... :D

  • 15 Juni 2012 02.43

    wah .. keren abis artikelnya sangat bermanfaat sekali.. :)


    #Semoga sehat selalu :D

  • 17 Juni 2012 15.06

    sedih na,ingat papa...hikz,papa juga meninggal dengan tenang,sangat tenang sampai tidak ada yang menyadari kalau sebenarnya papa sudah meninggal...

  • 20 Juni 2012 01.22

    artikel yang sangat berbobot, karena setiap kata katanya mudah di pahamai,, semoga sukses teman,,,

  • 22 Juni 2012 02.54

    terharu banget baca ketabahan hati siska, dan keluarga yang tegar hadepin cobaan ini. Kenapa sebelum meninggal dia memiliki beberap permintaan yang mesti dituruti ya? apa memang dia sudah tau atau dapat semacam firasat gitu ya? saya hampir nangis baca di bagian itu.
    event ngeblog: menulis di blog dapet android, ikutan yuk!

  • 23 Juni 2012 05.50

    Wah, terharu banget kak bacanya...
    Kak siska bener2 kuat :)
    Dia pasti udah sama Yesus di surga :D

  • 15 Juli 2012 15.24
    Anonim says:

    Hmmmm....,,,,,
    Berbakat jadi penulis profesional...,,,,,
    Salut buat Ka siska...,,,,

Poskan Komentar

 

All about Me Copyright © 2011 | Template design by O Pregador | Powered by Blogger Templates